Sup PinKy cReam
Bahan I:
2 sdm minyak goreng
2 sdm butter
3 sdm tepung terigu
2 siung bawang putih, cincang
1 sdm buah bit, rebus, haluskan
400 ml kaldu ayam
200 ml fresh cream (untuk memasak)
Bahan II:
1 1/2 sdt garam
2 sdt gula
1 sdt lada bubuk (lagi…)
Milan Kembali Buat Harapan
Milan untuk lolos ke Liga Champions musim depan menyusul kemenangan 3-1 I Rossoneri atas Cagliari di San Siro, Sabtu (5/4)
Tambahan tiga angka ini menaikkan posisi Milan ke urutan lima dengan perolehan 52 poin, terpaut satu angka di belakang Fiorentina. Namun La Viola dapat memperbesar jarak apabila mereka mampu meraih kemenangan saat menjamu Reggina di keesokkan harinya.
(lagi…)
Tomat Macaroni Caserolle
Bahan: untuk 4 Porsi300g Macaroni(rebus dalam air dengan garam,airnya harus rasa bergaram karena kalau tanpa garam ,garam yang ada didalam Macaroni bisa tersedot)
125g Mozzarella(Iris²)
60g Parmesan diparut(parmesan shavings)
400g Tomat(iris²)
200g clotted sream(whipped cream)(light whipping cream)
150g Sour cream atau Creme Fraiche(lightly soured cream)
1 Bawang Putih(iris² kecil)
Garam dan Merica secukupnya
3 Tangkai Kemangi ambil daunnya(setengah dicincang halus dan setengah untuk pajangan)
4. Margarine untuk mengoles
Membuatnya:
1. Rebus Macaroni seperti diatas sampai Al Dente, angkat dan tiriskan2. Campur aduk:Bawang putih,Sahne,Schmand dan Kemangi cincang kasih merica dan garam(cobain rasanya)
3. Olesi casserolenya dengan Margarina
4. Macaroni,Tomat dan Mozzarella di-bagi² kedalam casserole,disiram campuran adukan dan terachir taburi Parmesan diatasnya.
5. Masukkan kedalam Oven yang sebelumnya sudah dipanaskan (E-kitchen stove/E-Range 175°C/circulation 150°C/Gas Level 2) selama 20-25 menit
Dipajangi sisa daun Kemangi.
Note: boleh jugak pakai daging cincang
PengHArapaNku
| Puisi cinta dari mejonvr | |
| saat kelelahan Q aq masih saja ingat kamu aq gak bisa melewati tiap detikQ tanpa bayangmutiba -tiba ada yang terjadi yang tak ku duga ada satu panggilan dari mobile dan ternyata nomor baru aq angkat ternyata ….. q hanya bisa merasakannya Tuhan berilah kesempatan padaku
|
|
Nasi Lengko
Bahan:
- 6 priring nasi putih
- 0,5 kg tauge rebus
- Tempe
- Tahu kuning
- Daun kucai
- Kacang digoreng
- 5 buah cabe rawit
- 5 buah cabe merah
- Bawang putih secukupnya
- Asam jawa secukupnya
- Gula jawa secukupnya
- Kecap manis secukupnya
Cara membuat:
- Sambal kacang: haluskan kacang goreng bersama dengan cabe rawit dan cabe merah.
- Tambahkan bawang putih, garam secukupnya.
- Setelah itu tambahkan gula jawa dan asam jawa.
- Nasi lengko: letakkan nasi putih ditaruh diatas enam piring.
- Taburkan tauge rebus dan daun kucai di atasnya.
- Tambahkan irisan tempe yang dipotong bentuk dadu dengan ukuran sekitar 1×1 cm.
- Tambahkan pula tahu kuning yang juga dipotong bentuk dadu 1×1 cm.
- Siram dengan sambal kacang, kemudian siram dengan kecap manis. Hidangkan.
dewi retno – tempo news room
foto: wisatanet
‘KUNTILANAK 3′, Penutup Trilogi Kuntilanak

Pemain: Julie Estelle, Reza Pahlevi, Mandala Shoji, Imelda Therinne, Laura Antonietta, Laudya Chintya Bella, Ida Iasha
Setelah dibanjiri film-film romantis di awal tahun, kali ini film horor datang lagi. KUNTILANAK 3 hadir untuk menyelesaikan kisah 2 prequelnya. Film pamungkas KUNTILANAK ini masih digarap oleh Rizal Mantovani dan Julie Estelle (ALEXANDRIA , KUNTILANAK , SELAMANYA…, KUNTILANAK 2 ) akan kembali memerankan karakter Samantha dalam kisah penutup trilogi KUNTILANAK ini.
Kalau film KUNTILANAK mengutamakan atmosfir dan KUNTILANAK 2 menawarkan aksi, maka KUNTILANAK 3 (K3) menampilkan setan di wilayah kekuasaan mereka yang paling utama: neraka dunia – di mana hantu perempuan yang sering kita kenal dengan nama Kuntilanak itu seolah-olah menjadi penguasa utamanya.
Tanpa berpaling dari cerita yang sudah dibangun di film KUNTILANAK dan KUNTILANAK 2, film K3 ini mengisahkan usaha empat orang sahabat yang mencari dua orang teman mereka yang menghilang secara misterius di sebuah hutan. Lokasi-lokasi yang menantang – seperti hutan, gua, pedesaan, bahkan air terjun – menjadi latar tempat terjadinya berbagai adegan horor, petualangan, dan kengerian.
Empat sahabat itu adalah Darwin yang diperankan oleh Mandala Shoji (ENAM, D-TRAX), Asti oleh Imelda Therinne (MEDLEY, QUICKIE EXPRESS), Herman diperankan Reza Pahlevi (JELANGKUNG 3), dan Petra oleh Laura Antonietta (JAKARTA UNDERCOVER).
Dipimpin oleh Herman dari tim pembantu SAR mereka memasuki kawasan angker hutan Ujung Sedo untuk mencari dua orang teman mereka yang hilang, Stella diperankan Laudya Chintya Bella (LENTERA MERAH, BERBAGI SUAMI) dan tunangannya.
Dendam kematian Agung kekasihnya, membawa Samantha menghadapi keangkeran hutan yang menjadi benteng gaib desa Ujung Sedo hingga bertemu dengan empat orang anggota tim SAR, Darwin, Herman, Petra dan Asti, sedang menyisir hutan untuk mencari temannya yang hilang tanpa jejak. Kelima anak muda ini bertualang menembus hutan, kabut, dan gua di mana banyak kejadian menyeramkan dan aneh menghantui mereka. Semua ternyata berkaitan dengan misi pribadi Samantha yang memiliki wangsit untuk memanggil Kuntilanak.
Ibu Samantha, Mega (Ida Iasha, KUNTILANAK, MISTERI DARI GUNUNG MERAPI), menyuruh Samantha mencari seorang dukun tua di Desa Ujung Sedo yang bisa mencabut wangsit tersebut. Namun, dukun tua itu punya rencana jahat lain yang mengancam nyawa semua orang.
Dibantu gadis cilik bernama Yenny (Cyndi Valerie, KUNTILANAK 2) serta teman-temannya, Samantha berjuang menuntaskan misinya, walaupun kekuatan dukun tua dan Kuntilanak jauh melampauinya.
Tampaknya Rizal tak tanggung-tanggung dalam menggarap film ini. Cerita dan skenario yang dikerjakannya bersama Ve Handojo membutuhkan lokasi rumit dan penuh tantangan. Syuting pun sepenuhnya dilakukan di luar kota, di alam bebas, menghadapi berbagai kendala teknis, campur baur dengan air hujan. Bahkan Rizal menyewa sebuah helikopter untuk mendapatkan gambaran hutan yang menakutkan, sekaligus untuk menciptakan kemegahan adegan kedatangan empat anggota tim SAR. Semua itu dilakukannya demi menyajikan sebuah tontonan yang apik berdurasi 90 menit.
Bagaimana akhir legenda Kuntilanak? Apakah upaya sungguh-sungguh dan tak tanggung-tanggung dari segenap tim K3 mampu menyajikan tontonan seperti yang mereka janjikan? Nantikan KUNTILANAK 3 mulai 13 Maret 2008! (kpl/lin)
Fenomena Ayat-Ayat Cinta
Dunia perfilman kita punya ikon baru yang fenomenal. Dua juta penonton dalam waktu hanya dua pekan mampu disedot sebuah film berjudul Ayat-Ayat Cinta. Sejatinya, karya sutradara Hanung Bramantyo ini hanya film roman cinta biasa yang dibalut latar belakang Kota Kairo di Mesir. Sebuah film yang berpusat pada Fahri, sosok laki-laki sempurna yang diperebutkan cintanya oleh empat perempuan [baca: Ayat-Ayat Cinta Pecahkan Rekor].
Namun, jauh sebelum film ini dirilis, novel berjudul sama karangan Habiburrahman El Shirazy sudah lebih dulu menghipnotis banyak pembaca. Jika filmnya sudah ditonton dua juta pasang mata, maka novel Ayat-Ayat Cinta sudah dicetak ulang delapan kali. Jumlah yang terjual tak tanggung-tanggung, hampir setengah juta kopi [baca: Syiar Agama Lewat Ayat-Ayat Cinta]. Jadi, sebenarnya sudah bisa ditebak ketika cerita dalam novel ini diangkat ke layar lebar, penonton pun akan memenuhi gedung bioskop.
Namun, Manoj Punjabi selaku produser, sejak awal mengaku tidak terpengaruh soal predikat best seller novel ini. “Saya ingin membuat sesuatu yang beda,” tegas Manoj. Jika selama ini dunia layar lebar dipenuhi film bertema cinta dan horor, setelah membaca novelnya Manoj tertarik untuk menghadirkan film bertema religi. “Target saya [penonton film ini] tujuh juta,” ujar Manoj optimistis.
Hampir senada dengan Manoj, sutradara Hanung Bramantyo ingin menyampaikan beberapa hal melalui film ini. Pertama, Islam bukan teroris. Kedua, Islam adalah agama yang lebih mengedepankan cinta, toleransi, sabar, dan ikhlas. Yang melihat Ayat-Ayat Cinta dengan cara berbeda adalah kritikus Eric Sasono. Menurutnya, film ini tak lebih dari film romance. “Semuanya hanya berurusan dengan perempuan mana yang akan dia [Fahri] nikahi,” jelas Eric.
Di luar semua itu, juga ada cerita menarik di balik lahirnya film ini. Charissa Putri, misalnya, sejak awal diplot untuk memainkan karakter Aisha, kendati kemudian sukses memerankan sosok Maria. “Padahal waktu pertama casting, saya sudah pesimis karena berat banget,” tutur Charissa. Liputan6.com


Komentar Terakhir